Izin Toko Obat, Klinik Pratama dan Izin Apotek

Formulir Perizinan
Februari 20, 2021
Izin Penyelenggaraan Klinik Pratama dan Klinik Utama
Maret 24, 2021

Izin Toko Obat, Klinik Pratama dan Izin Apotek

No KOMPONEN URAIAN

1.

Dasar Hukum

a.    Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 167/KAB/B.VIII/1972 tentang Pedagang Eceran Obat

b.   Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2014 tentang Klinik.

c.    Peraturan Menteri Kesehatan Republik  Indonesia  Nomor  9 Tahun 2017 tentang Apotek

d.   Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1331/MENKES/SK/X/2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Repbulik indonesia nomor 167/KAB/B.VIII/1972 tentang pedagang Eceran Obat.

2.

Persyaratan Pelayanan

IZIN TOKO OBAT

a.    Surat Permohonan Bermaterai 10.000;

b.   Untuk mendirikan pedagang eceran obat harus ada izin dari kepala Dinas kesehatan Kabupaten/kota setempat

c.    Pedagang eceran obat wajib mempekerjakan seorang Asisten Apoteker sebagai penanggung jawab teknis farmasi

d.   Permohonan izin pedagang eceran obat harus diajukan secara tertulis dengan disertai :

Alamat dan denah tempat usaha

Nama dan alamat pemohon

Nama dan Alamat Asisten Apoteker

Fotokopi Ijazah, Surat Penguasaan, dan Surat Izin Kerja (SIK) Asisten Apoteker

e.    Surat pernyataan kesediaan bekerja asisten apoteker sebagai penaggung jawab

f.     Pedagang eceran obat harus memasang papan tulisan dengan tulisan “ toko obat berizin “ tidak menerima resep dokter dan namanya didepan tokonya

g.    Tulisan harus mudah dilihat dan di bagian bawah pojok kanan harus dicantumkan nomor izin.

h.   Tulisan harus berwarna hitam diatas dasar putih, tinggi huruf paling sedikit 5 cm dan tebalnya paling sedikit 5 mm

i.     Ukuran papan paling sedikit lebar 40 cm dan panjang 50 cm

j.     Rekomendasi dari Dinas Kesehatan

KLINIK PRATAMA

a.    Surat Permohonan Bermaterai 10.000

b.   Identitas lengkap pemohon

c.    Salinan/Fotokopi pendirian Badan hukum atau badan usaha, kecuali untuk kepemilikan perseorangan

d.   Salinan/Fotokopi yang sah sertifikat tanah bukti kepemilikan lain yang yang disahkan oleh notaris, atau bukti surat kontrak minimal untuk jangka waktu 5 (lima) tahun

e.    Dokumen SPPL untuk klinik rawat jalan, atau dokumen UKL-UPL untuk klinik rawat inap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan

f.     Profil klinik yang akan didirikan meliputi pengorganisasian, lokasi, bangunan, prasarana, ketenagaan, peralatan, kefarmasian, laboratorium, serta pelayanan yang diberikan,

g.    Rekomendasi dari Dinas Kesehatan

h.   Persyaratan lain yang dibutuhkan.

IZIN APOTEK

a.    Surat Permohonan Bermaterai 10.000;

b.   Lokasi

c.    Bangunan

Bangunan Apotek harus memiliki sarana ruang yang berfungsi :

1)   Penerimaan Resep

2)   Pelayanan resep dan peracikan

3)   Penyerahan sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan

4)   Konseling

5)   Penyimpanan sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan

6)   Arsip

d.   Sarana, prasarana, dan peralatan, bangunan Apotek harus memiliki sarana ruang yang berfungsi

1)   Penerimaan Resep

2)   Pelayanan resep dan peracikan

3)   Penyerahan sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan

4)   Konseling

5)   Penyimpanan sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan

6)   Arsip

e.    Prasarana Apotek paling sedikit terdiri atas

1)   Instalasi air bersih

2)   Instalasi Listrik

3)   Sistem Tata Udara

4)   Sistem Proteksi kebakaran

5)   Ketenagaan.

f.     Rekomendasi dari Dinas Kesehatan

3.

Sistem,mekanisme, dan prosedur

Pemohon → Front Office → Tim Teknis → Dinas Kesehatan → Rekomendasi → Kasi Pelayanan Perizinan Usaha → Back Office → Kasi Pelayanan Perizinan Usaha → Kabid Pelayanan Perizinan Usaha → Sekretaris → Kepala Dinas → Back Office → Front Office → Pemohon

4. Jangka waktu penyelesaian 24 (Dua Puluh Empat) hari kerja
5.

Biaya/Tarif

Rp 0,-/Gratis

6.

Produk Pelayanan

a.    Izin Toko Obat

b.   Klinik Pratama

c.    Izin Apotek

7.

Sarana, prasarana, dan/atau fasilitas

Sarana:

a.    Perangkat komputer

b.   Alat Tulis Kantor

c.    Sistem  Informasi  Manajemen Perizinan   Terpadu DPMPTSP Kabupaten Pesawaran

d.   Blanko/formulir izin

e.    Dokumen Izin

f.     Brosur pengurusan izin

g.    Papan informasi prosedur dan persyaratan izin

h.   Telepon

i.     Website

j.     Email

k.   Online Single Submission (OSS)

Prasarana/fasilitas:

a.    Loket Informasi

b.   Loket Administrasi Perizinan (Front  Office)  dan  Tim Teknis Perizinan (Back Office)

c.    Loket Pengaduan

d.   Loket Kasir/Bendahara

e.    Ruang Penyimpanan Arsip

f.     Ruang Tunggu

g.    Halaman Parkir

8.

Kompetensi Pelaksana

a.    Sarjana Ekonomi

b.   SMA, SMK

c.    Memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku

b.   Mampu mengoperasikan computer

9.

Pengawasan internal

a.    Dilakukan oleh atasan langsung secara berjenjang

b.   Dilaksanakan secara kontinyu

10.

Penanganan pengaduan, saran dan masukan

Penanganan pengaduan:

a.    Pemohon menerima lembar saran dan  penilaian (IKM) pelayanan  DPMPTSP  saat  mengambil  izin  yang  telah selesai

b.   Pemohon mengisi lembar tersebut dan mengembalikannya kepada petugas Loket Pengambilan Izin

c.    Pemohon  yang  akan  menyampaikan  pengaduan dapat dilakukan dengan        dating langsung/melalui telpon/lisan/ tertulis pada Loket Pengaduan.

d.   Surat pengaduan yang masuk ke Kasi   Pengaduan dan Pembinaan, akan dikonsultasikan ke Kabid Informasi Data Pengaduan dan Pengawasan, kemudian akan diklasifikasikan berdasarkan materi dan bidang pengaduan terkait.

e.    Pengaduan yang masuk ke Kabid Informasi Data Pengaduan dan Pengawasan kemudian dikoordinasikan dengan Kabid terkait (Kabid Pelayanan Perizinan)

f.     Jawaban pengaduan dari Kabid terkait (Kabid Pelayanan Perizinan) akan dituangkan dalam bentuk surat jawaban pengaduan yang ditandatangani oleh Kepala DPMPTSP.

g.    Surat jawaban pengaduan yang telah ditandatangani oleh Kepala  DPMPTSP  akan  disampaikan  kepada  pemohon yang  mengajukan  pengaduan  secara langsung  atau  via telpon.

Penyampaian saran dan masukan:

a.    Pemohon juga dapat menyampaikan saran dan penilaian pelayanan DPMPTSP sewaktu-waktu dengan mengisi lembar penilaian yang tersedia pada meja loket kasir/pengambilan izin kemudian memasukkannya ke dalam kotak saran.

b.   Lembar saran  dan  penilaian  pelayanan  direkap dan dibahas dengan manajemen DPMPTSP secara berkala setelah 150 lembar saran dan penilaian pelayanan terkumpul

c.    Berdasarkan hasil rekap  berkala,  DPMPTSP menyusun rencana aksi perbaikan pelayanan

Pengaduan dan Saran dapat disampaikan juga melalui:

a.    Kotak saran

b.   SMS gate way

c.    Survey IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat)

d.   Website (ptsp.pesawarankab.go.id)

e.    E_mail (DPMPT11@gmail.com)

11.

Jumlah pelaksana

11 Orang

12.

Jaminan pelayanan

Pelayanan didukung oleh petugas yang berkompeten dengan prinsip pelayanan yang prima

13.

Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

a.    Surat izin/surat keputusan izin dibubuhi tanda  tangan serta cap stempel basah, sehingga dijamin keasliannya.

b.   Surat izin/surat keputusan izin  menggunakan  kertas berkop Dinas.

14.

Evaluasi kinerja Pelaksana

Evaluasi kinerja pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan beberapa komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 tahun sekali

SILAHKAN UNDUH BERKAS DAN PERSYARATAN DI BAWAH INI

 

IZIN APOTEK

IZIN TOKO OBAT

IZIN KLINIK PRATAMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *